CPL 1 (Sikap dan Tanggung Jawab)
Menunjukkan sikap religius, nasionalisme, serta penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan; bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi, sosial, dan profesi; serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learner mindset).
CPL 3 (Penguasaan Konsep Pendidikan dan Ilmu Sains)
Menguasai konsep dan teori dasar pendidikan, termasuk kurikulum, perkembangan peserta didik, pedagogi, teori belajar, standar pendidikan, hakikat sains, serta pola pikir ilmiah dalam konteks pembelajaran fisika.
CPMK 1
Mahasiswa mampu merumuskan konsep dasar bencana melalui kajian berbagai sumber literasi yang relevan.
CPMK 2
Mahasiswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis bencana berdasarkan hasil observasi dan kajian literatur.
CPMK 3
Mahasiswa mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan pendorong terjadinya bencana melalui analisis berbagai sumber literasi.
CPMK 4
Mahasiswa mampu merumuskan konsep mitigasi bencana berdasarkan kajian literatur yang komprehensif.
CPMK 5
Mahasiswa mampu merancang upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan berbagai sumber data primer dan sekunder secara bertanggung jawab dan ilmiah.
Sub-CPMK 1
Mahasiswa mampu merumuskan konsep dasar tentang bencana melalui kajian berbagai sumber literasi ilmiah.
Sub-CPMK 2
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis bencana berdasarkan hasil observasi dan kajian literatur.
Sub-CPMK 3
Mahasiswa mampu mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor penyebab dan pendorong terjadinya bencana melalui kajian berbagai sumber literasi.
Sub-CPMK 4
Mahasiswa mampu merumuskan konsep mitigasi bencana dengan mengintegrasikan hasil kajian literasi yang relevan.
Sub-CPMK 5
Mahasiswa mampu merancang dan mengusulkan upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan berbagai sumber data primer dan sekunder secara ilmiah dan bertanggung jawab.
1. Dr. Nurasyah Dewi Napitupulu, M.Si
2. Prof. Dr. Unggul Wahyono, M.Si
–
Mata kuliah Pendidikan Mitigasi Bencana membahas konsep dasar kebencanaan, jenis-jenis bencana alam dan non-alam, serta faktor-faktor penyebab dan pendorong terjadinya bencana. Mahasiswa diajak untuk memahami prinsip-prinsip dasar mitigasi, kesiapsiagaan, dan adaptasi terhadap bencana melalui pendekatan literasi ilmiah, observasi lapangan, dan analisis data.
Selain itu, mata kuliah ini menekankan pada peran pendidikan dalam membentuk kesadaran dan sikap tanggap bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif, mahasiswa diharapkan mampu merancang strategi edukatif dan upaya mitigasi yang berorientasi pada pencegahan, pengurangan risiko, serta pembangunan berkelanjutan.
MP 1 : Konsep Bencana Melalui Berbagai Literasi
MP 2 : Jenis Bencana Melalui Observasi dan Literasi
MP 3 : Faktor-Faktor Pendorong Bencana Melalui Berbagai Kajian Literasi
MP 4 : Konsep Mitigasi Melalui Berbagai Literasi
MP 5 : Upaya Mitigasi Bencana Melalui Berbagai Sumber Data Primer dan Sekunder
Utama:
1. Ludman, A. and Nicholas K. Coch. 1982. Physical Geology. USA: McGraw-Hill, Inc.
2. Tjasyono H. K., Bayong. 2006. Ilmu Kebumian dan Antariksa. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
3. Undang-Undang R. I. No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
4. Undang-Undang R. I. No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
5. Peraturan Pemerintah R. I. No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana
6. Peraturan Presiden No.01 Tahun 2019 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Pendukung:
1. Astuti, N. M. W., Werdhiana, I. K., & Wahyono, U. (2021). Impacts of direct disaster experience on
teachersβ knowledge, attitudes and perceptions of disaster risk reduction curriculum implementation in
Central Sulawesi, Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 53, 101992.
2. Wahyono, U., Kade, A., & Untara, K. A. A. (2022). The Implementation Of Local Context Modules As
An Effort For Disaster Risk Reduction (An Empirical Study In Disaster-Affected Schools). Jurnal
Pendidikan IPA Indonesia, 11(3), 363β370.
3. Wahyono, U., & Astuti, N. M. W. (2021). What we can learn from 2018 liquefaction in Central Sulawesi: Stories from the survivors. Journal of Physics: Conference Series, 2126(1), 012023.
| Pert. | Sub-CPMK / Kemampuan yang Diharapkan | Indikator dan Kriteria Penilaian | Bentuk & Metode Pembelajaran | Penugasan Mahasiswa | Materi Pembelajaran | Estimasi Waktu | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mahasiswa mampu menguraikan konsep bencana melalui berbagai literasi. | Kriteria: Pengetahuan, Partisipasi, Keterampilan. Bentuk: Penilaian tugas terstruktur, observasi, tes tertulis/lisan. | Ceramah, diskusi, tanya jawab (Student Centered Learning). | Tutorial, latihan soal. | Konsep dasar bencana dan ruang lingkup Pendidikan Mitigasi Bencana. | 2Γ50β | 1β7 |
| 2 | Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup dan tujuan Pendidikan Mitigasi Bencana. | Sama seperti di atas. | Ceramah interaktif, diskusi kelompok. | Tugas literasi artikel kebencanaan. | Ruang lingkup dan tujuan Pendidikan Mitigasi Bencana. | 2Γ50β | 1β7 |
| 3 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis bencana melalui literasi dan observasi. | Pengetahuan, Partisipasi, Keterampilan. | Diskusi, studi kasus, ceramah. | Laporan hasil observasi kasus bencana. | Jenis bencana alam dan non-alam. | 2Γ50β | 1β9 |
| 4 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis bencana sosial. | Sama seperti di atas. | Case method, diskusi, tanya jawab. | Telaah kasus bencana sosial. | Jenis bencana sosial dan dampaknya. | 2Γ50β | 1β9 |
| 5 | Mahasiswa mampu menganalisis faktor-faktor pendorong bencana melalui kajian literasi. | Pengetahuan, Partisipasi, Keterampilan. | Ceramah, diskusi, analisis literatur. | Ringkasan artikel faktor pendorong bencana. | Faktor penyebab dan pendorong bencana alam. | 2Γ50β | 1β7 |
| 6 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi faktor pendorong bencana sosial. | Sama seperti di atas. | Case method, diskusi. | Telaah kasus sosial. | Faktor pendorong bencana sosial. | 2Γ50β | 1β7 |
| 7 | Mahasiswa mampu mengintegrasikan hasil kajian faktor-faktor penyebab bencana. | Pengetahuan & Keterampilan analisis. | Diskusi panel, presentasi kelompok. | Presentasi hasil analisis literasi. | Analisis komparatif faktor pendorong bencana. | 2Γ50β | 1β7 |
| 8 | Ujian Tengah Semester (UTS) | Tes tertulis/lisan. | – | – | – | 2Γ50β | – |
| 9 | Mahasiswa mampu merumuskan konsep mitigasi bencana alam berdasarkan berbagai literasi. | Pengetahuan, Partisipasi, Keterampilan. | Ceramah, diskusi, tanya jawab. | Latihan soal, tugas literasi. | Konsep mitigasi bencana alam. | 2Γ50β | 3β8 |
| 10 | Mahasiswa mampu merumuskan konsep mitigasi bencana sosial. | Sama seperti di atas. | Case method, diskusi kelompok. | Telaah kasus mitigasi sosial. | Konsep mitigasi sosial dan peran masyarakat. | 2Γ50β | 3β8 |
| 11 | Mahasiswa mampu merancang upaya mitigasi bencana melalui data sekunder. | Pengetahuan, Partisipasi, Keterampilan. | Ceramah, diskusi, praktik analisis data. | Laporan kajian data sekunder. | Upaya mitigasi berbasis literasi data. | 2Γ50β | 3β9 |
| 12 | Mahasiswa mampu merancang upaya mitigasi bencana melalui observasi lapangan. | Keterampilan observasi & analisis. | Praktik lapangan, refleksi hasil. | Laporan observasi lapangan. | Upaya mitigasi berbasis data primer. | 2Γ50β | 3β9 |
| 13 | Mahasiswa mampu menggeneralisasikan faktor pendorong dan mitigasi bencana. | Pengetahuan dan Keterampilan integratif. | Case method, diskusi, tanya jawab. | Telaah kasus integratif. | Sintesis konsep mitigasi dan pencegahan. | 2Γ50β | 3β9 |
| 14 | Mahasiswa mampu menyusun rancangan mitigasi bencana dalam bentuk karya ilmiah. | Pengetahuan, Keterampilan, Tanggung jawab. | Project-based learning, konsultasi, diskusi. | Penulisan karya ilmiah mitigasi bencana. | Rencana mitigasi berbasis penelitian. | 2Γ50β | 3β9 |
| 15 | Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil rancangan mitigasi bencana. | Keterampilan komunikasi & refleksi. | Presentasi kelompok, umpan balik dosen. | Presentasi karya ilmiah. | Diseminasi hasil rancangan mitigasi. | 2Γ50β | 3β9 |
| 16 | Ujian Akhir Semester (UAS) | Tes tertulis/lisan. | – | – | – | 2Γ50β | – |