Kegiatan mahasiswa tidak hanya kuliah dan berorganisasi, namun juga mengabdi untuk masyarakat pula. Mahasiswa bisa menyalurkan ide-ide brilian melalui PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang rutin diselenggarakan dan diseleksi oleh Ristekdikti setiap tahunnya. Jenis PKM yang khusus dibidang mengabdi masyarakat adalah PKM-M. Bentuk program atau kegiatan untuk masyarakat bermacam-macam. Misalnya pelatihan dan penyuluhan kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Salah satu kelompok PKM-M yang lolos didanai tahun 2019 adalah kelompok dengan judul MAMA SIDAN (Monopoli IPA Mitigasi Bencana Sebagai Edukasi Pembelajaran) Pelajar Kota Palu. Kelompok yang diketuai oleh Muh. Hendri dan dibantu Dua rekanya yaitu Riswan dan Syahrul Ramadan. Ketiga mahasiswa tersebut berasal dari kampus Universitas Tadulako dengan fakultas yang sama dan program studi yang sama pula yaitu Pendidikan Fisika FKIP UNTAD.
Sesuai judul proposal yang diajukan, kegiatan yang dipilih adalah sebuah pengembangan. Pelaksanaan kegiatan ini berupa pemgembangan media pembelajaran yang berbasis games education dimana didalam Media pembelajaran tersebut termuat materi tentang Kebencanaan agar para pelajar lebih mudah memahami materi terkait kebencanaan. Namun sebelum memulai permainan tersebut para pelajar diberikan sosialisasi dan penyuluhan terkait Mitigasi Bencana. Waktu kegiatan yang diperlukan sekitar Tiga bulan dengan pertemuan minimal dua minggu sekali. Kelompok yang digawangi Hendri ini memulai programnya mulai bulan April yang direncanakan hingga Agustus 2019. Mulai dari sosialisasi, pelatihan dasar, gelar produk sampai evaluasi.
Antusias Pelajar tepatnya di SMAN 5 PALU cukup positif menyambut kedatangan kelompok mahasiswa UNTAD. Kali pertama agenda mereka adalah sosialisasi mengenai apa itu MAMA SIDAN dan Sosialisasi materi kebencanaan. Lebih dari 50 Pelajar di SMAN 5 PALU tetap memperhatikan penjelasan materi dengan khusyuk. Selanjutnya pelatihan praktik ada beberapa pertemuan yang berdurasi 4-5 jam menyesuaikan keadaan. Selama ini telah dilakukan pelatihan empat kali dan sisanya berupa pendampingan untuk memantau progres para Pelajar untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat dari kegiatan ini. Bertepatan dengan bulan puasa, ketiga mahasiswa tetap semangat. Bahkan berlipat-lipat semangatnya karena berbagi ilmu di bulan suci.
Sulawesi-tengah sebagai salah satu kawasan rawan bencana alam perlu meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola dan menekan risiko terjadinya bencana alam. gempa bumi yang terjadi pada tanggal 28 september 2018 berkekuatan 7,4 SR diikuti dengan tsunami dan Likuifaksi yang menghancurkan sebagian dari kota palu banyak menimbulkan korban jiwa, tercatat sebanyak 2.113 orang meninggal dunia, sedangkan korban luka-luka akibat gempa dan tsunami palu mencapai 4.612 orang. Selain itu masih ada sebanyak 1.309 orang hilang sampai saat ini. “223.751 orang juga masih mengungsi di 12 titik yang tersebar diseluruh kota palu dan kabupaten donggala”. Banyaknya korban jiwa dari peristiwa bencana alam tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait mitigasi bencana alam di sulawesi-tengah.
Oleh karena itu diperlukan sebuah solusi dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sulwesi-tengah dalam menanggulangi bencana alam melalui Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu MAMA SIDAN (Monopoli IPA Mitigasi Bencana Sebagai Edukasi Pembelajaran) Pelajar Kota Palu. MAMA SIDAN adalah sebuah program pembelajaran yang kami rancang dengan berbasis Games Education yang didalamnya termuat materi yang berkaitan dengan kebencanaan. Disamping para pelajar memahami materi tersebut mereka juga dapat bermain untuk menghilangkan trauma yang terjadi beberapa bulan lalu dikota palu.
Luaran yang diharapkan dalam pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kemampuan pelajar kota Palu dalam memahami pentingnya pelajaran IPA terkait mitigasi bencana melalui media MAMA SIDAN. Dan diharapkan pelajar kota palu mampu mengaplikasikan dan mengajarkan ilmu hasil pembelajaran alternatif terkait mitigasi bencana melalui media MAMA SIDAN (Monopoli IPA Mitigasi Bencana Sebagai Edukasi Pembelajaran), kepada masyarakat luas sehingga menurunkan jumlah korban bencana alam. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program ini dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement dan Evaluation ). Pada tahap pertama dilakukan pengkajian terkait bencana alam yang telah terjadi di Sulawesi-tengah. Tahap kedua dilakukan perancangan awal terkait model desain MAMA SIDAN. Tahap ketiga dilakukan penyusunan materi mitigasi bencana yang dimasukkan kedalam media MAMA SIDAN. Tahap keempat dilakukan sosialisasi terkait mitigasi bencana dan pengaplikasian media MAMA SIDAN. Tahap terakhir dilakukan evaluasi terkait kegiatan yang telah dilakukan.
Hasil yang telah dicapai saat ini berdasarkan indikator keberhasilan jangka pendek yaitu telah dilakukanya program pengabdian sekitar tiga bulan membuat pelajar di SMAN 5 MODEL PALU memiliki pengetahuan dasar terkait mitigasi bencana. Adapun program lain yang menunjang program ini yaitu melakukan kunjungan pihak pemerintah diantaranya BNPB dan sekolah-sekolah yang ada dikota Palu. Hal tersebut menunjukkan peran aktif pemerintah dan pelajar kota Palu akan berjalan dengan baik jika adanya jembatan yang menghubungkan keduanya yaitu mahasiswa. Hal ini terjadi karena game ini mampu meminimalisir permasalahan yang ada di masyarakat.