HIMAFI FKIP UNTAD Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah, Asah Kemampuan Mahasiswa Menulis di Era Digital

Palu — Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) FKIP Universitas Tadulako menggelar Workshop Karya Tulis Ilmiah bertajuk “Mengasah Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah di Era Digital” pada Minggu (26/4/2026), di Ruang FKIP 45. Kegiatan yang diikuti 40 mahasiswa aktif angkatan 2022 hingga 2026 ini menjadi program perdana HIMAFI tahun 2026 sekaligus wadah penguatan budaya akademik di lingkungan mahasiswa Pendidikan Fisika.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Untad, Dr. Humaedi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya keterampilan menulis ilmiah sebagai kompetensi mendasar mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan akademik dan perkembangan teknologi digital.

“Kemampuan menulis karya ilmiah tidak hanya menjadi kebutuhan akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan tradisi berpikir kritis, sistematis, dan inovatif di perguruan tinggi,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ketua panitia, Dekrisman Paware, menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja strategis HIMAFI yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam penulisan ilmiah sejak dini. Menurutnya, workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong lahirnya lebih banyak karya akademik mahasiswa yang berkualitas.

“Ini adalah kegiatan pertama HIMAFI tahun 2026 dan kami ingin menjadikannya momentum membangun semangat akademik mahasiswa melalui pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan era digital,” katanya.

Ketua HIMAFI FKIP Untad, Moh. Syawal N. Baligombo, menambahkan bahwa kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif sebagai upaya memperluas literasi akademik dan membangun budaya riset di kalangan mahasiswa fisika.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan ketua panitia, serta sambutan dan pembukaan resmi oleh pimpinan fakultas. Setelah jeda singkat, kegiatan berlanjut ke sesi inti berupa penyampaian materi.

Pada sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber, Dheltawati Isti Ratnaningtyas, S.Pd., M.Pd., yang memaparkan teknik dan strategi penulisan karya ilmiah, mulai dari penyusunan ide, struktur artikel ilmiah, pemanfaatan teknologi digital dalam penulisan, hingga strategi publikasi ilmiah.

Tidak hanya bersifat teoritis, workshop juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan praktik langsung, sehingga peserta dapat mengaplikasikan materi yang diperoleh. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis dengan berbagai isu seputar penulisan ilmiah di era kecerdasan buatan dan digitalisasi akademik.

Pemateri menekankan bahwa perkembangan teknologi seharusnya menjadi alat bantu untuk meningkatkan kualitas penulisan ilmiah, bukan menggantikan integritas akademik mahasiswa.

Usai sesi materi, kegiatan ditutup dengan evaluasi, penyerahan sertifikat dan cinderamata kepada narasumber, serta sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara.

Secara umum, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Workshop ini dinilai memberi manfaat nyata dalam memperkuat keterampilan menulis karya ilmiah secara efektif, sistematis, dan sesuai tuntutan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, HIMAFI FKIP Untad berharap workshop serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang pembinaan akademik mahasiswa serta mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dalam riset dan publikasi ilmiah.

Terkait