Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Raya Fisika 2025, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HIMAFI) FKIP Universitas Tadulako sukses menggelar Pertandingan Futsal yang melibatkan mahasiswa aktif, alumni, serta beberapa dosen muda yang turut meramaikan suasana kompetisi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wujud nyata upaya HIMAFI dalam mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antara mahasiswa dan alumni Program Studi Pendidikan Fisika.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Futsal Universitas Tadulako tersebut menghadirkan atmosfer yang meriah sejak pagi hari. Suara sorak-sorai pendukung, semangat para pemain, dan antusiasme panitia membuat kegiatan ini terasa sangat hidup dan penuh energi positif. Tema besar Pekan Raya Fisika tahun ini, yaitu “Kolaborasi, Kreativitas, dan Sportivitas untuk Fisika yang Lebih Maju,” benar-benar tercermin dalam pelaksanaan pertandingan futsal ini.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HIMAFI), Muhammad Afriansyah, yang menyampaikan bahwa futsal merupakan salah satu kegiatan unggulan HIMAFI untuk membangun karakter mahasiswa. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama, strategi, dan sportivitas—nilai-nilai yang sangat penting bagi calon pendidik fisika di masa depan.
“Futsal ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar Pendidikan Fisika. Sportivitas yang terbangun di lapangan adalah cermin dari semangat kebersamaan kita menjalankan Pekan Raya Fisika 2025,” ujar Afriansyah dalam sambutan pembukaannya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, baik dosen maupun alumni, yang terus memberikan kontribusi untuk kemajuan kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, semakin kuat hubungan antara mahasiswa dan alumni, semakin besar pula peluang Program Studi Pendidikan Fisika untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Pertandingan futsal ini diikuti oleh beberapa tim yang mewakili angkatan mahasiswa, tim gabungan alumni, serta tim khusus yang terdiri dari unsur dosen muda. Masing-masing tim tampil dengan gaya bermain yang berbeda, mulai dari taktik bertahan rapat hingga serangan cepat. Hal ini membuat setiap pertandingan berlangsung seru, penuh kejutan, dan sangat menghibur para penonton.
Pada babak penyisihan, tim mahasiswa angkatan 2023 tampil memukau dengan permainan cepat dan kerja sama tim yang kuat. Sementara itu, tim alumni menunjukkan pengalaman dan ketenangan dalam mengontrol jalannya pertandingan, meski harus menghadapi pemain-pemain muda yang lebih bertenaga. Sementara tim dosen muda tidak ingin kalah; mereka menunjukkan bahwa selain menguasai teori fisika, mereka juga cukup kompetitif di lapangan hijau.
Riuh tepuk tangan penonton memeriahkan setiap gol yang tercipta. Tidak jarang pula tercipta momen dramatis seperti adu strategi, duel satu lawan satu, hingga penyelamatan gemilang dari penjaga gawang. Semua itu menambah suasana kompetisi semakin menarik dan penuh persaudaraan.
Selain pertandingan utama, panitia HIMAFI juga menyiapkan beberapa sesi hiburan seperti skill challenge berupa lomba tendangan penalti dan juggling yang dapat diikuti oleh semua peserta. Kegiatan ini semakin mencairkan suasana dan memperlihatkan sisi kreatif mahasiswa Pendidikan Fisika.
Di sela-sela pertandingan, Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Haeruddin, turut memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif HIMAFI dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter mahasiswa. Dalam keterangannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti futsal memiliki fungsi penting dalam membangun sportivitas, kolaborasi, dan jiwa kepemimpinan.
“Apa yang dilakukan HIMAFI hari ini adalah cerminan bahwa mahasiswa Pendidikan Fisika tidak hanya unggul dalam kajian ilmiah, tetapi juga memiliki karakter kuat yang dibentuk melalui kegiatan non-akademik. Sportivitas dan solidaritas yang ditunjukkan dalam pertandingan ini adalah modal penting dalam dunia pendidikan,” ujar Dr. Haeruddin.
Beliau menambahkan bahwa hubungan baik antara mahasiswa dan alumni merupakan aset besar yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan seperti futsal, komunikasi antar generasi dapat terjalin dengan baik sehingga alumni tetap merasa terhubung dan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan prodi.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat kerja keras panitia yang telah mempersiapkan segala kebutuhan, mulai dari penyediaan peralatan, penjadwalan pertandingan, sistem penilaian, hingga keamanan dan kenyamanan peserta. Tidak hanya itu, aktivitas dokumentasi oleh tim media HIMAFI turut membantu mempublikasikan momen-momen terbaik pertandingan agar dapat dinikmati oleh seluruh keluarga besar Pendidikan Fisika.
Pada babak final, suasana lapangan semakin panas dan penuh sorakan. Dua tim terbaik bertarung dengan strategi matang dan determinasi tinggi. Meski tensi pertandingan meningkat, seluruh pemain tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ketika peluit akhir ditiupkan, para pemain saling berjabat tangan dan memberikan apresiasi satu sama lain. Kemenangan dirayakan tanpa euforia berlebihan, sementara kekalahan diterima dengan lapang dada—sebuah cerminan karakter mahasiswa yang matang.
Di akhir kegiatan, ketua panitia menyampaikan bahwa pertandingan futsal ini akan menjadi agenda tahunan HIMAFI dalam Pekan Raya Fisika. Hal ini diharapkan dapat memperkuat identitas prodi sebagai komunitas akademik yang sehat, sportif, dan solid.
Dengan suksesnya pertandingan futsal Pekan Raya Fisika 2025, HIMAFI FKIP Universitas Tadulako telah menunjukkan bahwa pembinaan karakter mahasiswa dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk olahraga. Kegiatan ini membuktikan bahwa atmosfer kebersamaan, semangat kompetisi yang sehat, dan jalinan hubungan antara mahasiswa dan alumni adalah bagian penting dalam mewujudkan Program Studi Pendidikan Fisika yang lebih maju, dinamis, dan berdaya saing.