Palu, November 2025 — Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkuliahan Semester Ganjil 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari siklus penjaminan mutu internal untuk memastikan seluruh mata kuliah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kegiatan Monev ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Gustina Alwi, M.Pd., dan melibatkan tim dosen serta mahasiswa sebagai responden utama. Evaluasi dilakukan secara sistematis terhadap seluruh mata kuliah yang ditawarkan pada semester ganjil, mencakup berbagai aspek pembelajaran mulai dari kehadiran, metode perkuliahan, hingga kualitas penyampaian materi.
Dalam kegiatan Monev ini, setiap mata kuliah dievaluasi menggunakan instrumen yang rinci dan terstruktur. Data dikumpulkan berdasarkan informasi berikut:
Mata kuliah, kelas (A, B, C), dan dosen pengampu (tim)
Jumlah pertemuan dan jumlah peserta
Jumlah mahasiswa tidak aktif (alpa lebih dari 4 kali)
Jenis pertemuan yang direncanakan sesuai jadwal (luring dan/atau daring)
Jenis pertemuan yang benar-benar terlaksana
Keseragaman materi antar kelas
Beban tugas mahasiswa dibandingkan dengan beban SKS
Selain data kuantitatif tersebut, mahasiswa juga diminta memberikan umpan balik kualitatif melalui sejumlah pertanyaan reflektif yang menggali pengalaman belajar mereka secara langsung.

Mahasiswa berperan penting dalam Monev ini. Mereka memberikan penilaian terhadap kualitas perkuliahan dan menyampaikan saran melalui lima aspek utama:
Kualitas penyampaian materi oleh dosen
Tingkat interaktivitas dan daya tarik perkuliahan
Pemanfaatan media dan teknologi pembelajaran
Kendala utama yang dihadapi selama perkuliahan dan solusi yang diusulkan
Saran umum untuk peningkatan mutu pembelajaran di Program Studi Pendidikan Fisika
Melalui pendekatan ini, Program Studi memperoleh gambaran yang utuh tentang bagaimana pembelajaran benar-benar berlangsung di kelas, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaannya.
Hasil awal Monev menunjukkan bahwa sebagian besar mata kuliah telah dilaksanakan sesuai jadwal, baik secara luring maupun daring. Penggunaan platform digital seperti Google Classroom, Learning Management System, dan media presentasi daring telah mendukung fleksibilitas pembelajaran.
Namun demikian, masih ditemukan beberapa tantangan, antara lain:
Perbedaan penyampaian materi antar kelas paralel
Variasi kualitas interaksi dosen–mahasiswa
Ketidakseimbangan beban tugas pada beberapa mata kuliah
Temuan ini menjadi bahan refleksi penting bagi Program Studi dalam menyusun strategi peningkatan mutu ke depan.
Ketua Pelaksana, Gustina Alwi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Monev ini bukan sekadar pengumpulan data, tetapi merupakan instrumen penting untuk memastikan perkuliahan benar-benar bermutu dan berpihak pada mahasiswa.
“Melalui Monev ini, kami ingin memastikan bahwa setiap mata kuliah dijalankan secara konsisten, adil, dan berkualitas. Masukan mahasiswa menjadi dasar utama bagi perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.
Seluruh hasil Monev akan dianalisis dan dirangkum dalam laporan resmi yang menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan pada semester berikutnya, baik dalam aspek metode pembelajaran, pengelolaan kelas, maupun penyediaan sarana pendukung.
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Semester Ganjil 2025 ini menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tadulako dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Dengan melibatkan mahasiswa sebagai mitra evaluasi dan dosen sebagai pelaksana reflektif, Prodi terus bergerak menuju pembelajaran yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada capaian kompetensi lulusan.